Edukasi dan Skrining Perimenopause pada Wanita Dewasa Madya
DOI:
https://doi.org/10.69773/01cntq96Keywords:
Pendidikan kesehatan; perimenopause; skrining; dewasa madya; wanitaAbstract
Perimenopause adalah tahap transisi pada perempuan usia 40–50 tahun menjelang menopause. Gejala yang muncul sangat bervariasi; sebagian hanya mengalami sedikit keluhan, sementara lainnya menghadapi beragam gejala. Masyarakat umum sering kali tidak mengenali tanda-tanda perimenopause dan keliru menganggapnya sebagai penyakit kronis, sehingga terjadi salah penanganan terutama tanpa konsultasi tenaga kesehatan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi kesehatan tentang perimenopause sekaligus melakukan skrining pada perempuan usia pertengahan di RT 002 RW 007, Kelurahan Mojo, Surabaya. Kegiatan ini melibatkan 36 peserta dan meliputi presentasi, diskusi, serta skrining sindrom menopause. Peningkatan pengetahuan diukur dengan kuesioner yang dikembangkan sendiri. Hasil menunjukkan sebagian besar peserta memiliki pengetahuan cukup sebelum dan sesudah kegiatan, dengan peningkatan sebesar 19,4%; kategori pengetahuan tinggi meningkat dari 16,7% menjadi 36,1%. Hasil skrining memperlihatkan mayoritas mengalami sindrom menopause ringan (69,4%), dengan gejala somatik-vegetatif lebih dominan (36,1%) dibandingkan gejala mental (27,8%) dan urogenital (16,7%). Temuan menegaskan perlunya pemantauan berkelanjutan untuk mengurangi gejala awal menopause.




