Skrining Metabolik Berbasis Masyarakat dan Edukasi Kesehatan Penyakit Tidak Menular di Kabupaten Lamongan, Indonesia

Authors

  • Putri Ayu Ika Setiyowati Universitas Muhammadiyah Lamongan Penulis
  • M. Ainul Mahbubillah Penulis
  • Awaluddin Susanto Penulis
  • Aisyah Hadi Ramadani Penulis
  • Rofiatun Solekha Penulis
  • Muhammad Badrut Tamam Penulis

DOI:

https://doi.org/10.69773/etbrek63

Keywords:

skrining kesehatan masyarakat; penyakit tidak menular; edukasi kesehatan; kesadaran risiko

Abstract

Penyakit tidak menular sering berkembang tanpa menunjukkan gejala awal yang jelas, sementara akses terhadap pemeriksaan kesehatan rutin masih sulit dijangkau oleh banyak anggota masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mengombinasikan pemeriksaan kadar glukosa darah dan asam urat dengan penyampaian hasil secara individual serta edukasi praktis mengenai pengurangan faktor risiko di ruang publik. Program dilaksanakan di Alun-Alun Lamongan pada 18 Januari 2026 dan melibatkan 50 peserta dewasa yang berpartisipasi secara sukarela. Darah kapiler diperiksa menggunakan alat ukur portabel multiparameter, dan setiap peserta menerima kartu hasil tertulis, penjelasan singkat, serta saran tindak lanjut. Dari 50 peserta (28 perempuan dan 22 laki-laki), hasil glukosa darah sewaktu kategori tinggi ditemukan pada 5 peserta (10,0%), sedangkan 46 peserta (92,0%) memiliki hasil asam urat dalam kategori normal. Pemeriksaan point-of-care ini digunakan sebagai skrining awal dan tidak dimaksudkan untuk menetapkan diagnosis klinis. Peserta dengan hasil yang memerlukan perhatian dianjurkan menjalani pemeriksaan ulang atau konfirmasi di fasilitas pelayanan kesehatan yang sesuai. Kegiatan ini menunjukkan model yang layak diterapkan untuk mengintegrasikan pemeriksaan kesehatan di ruang publik, edukasi yang mudah dipahami, dan pemberian saran rujukan.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-08-31

Issue

Section

Artikel